Home / Media / Siaran Pers / Jelang 17 April Icmi Minta 2 Kubu Paslon Siapkan Agenda Rekonsiliasi

Jelang 17 April, ICMI Minta 2 Kubu Paslon Siapkan Agenda Rekonsiliasi


Posted on Rabu, 10 Apr 2019 16:33 WIB


Jelang 17 April, ICMI Minta 2 Kubu Paslon Siapkan Agenda Rekonsiliasi

Jakarta – Sepekan jelang pencoblosan, Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mendorong kedua pasangan calon menyusun konsep rekonsiliasi pasca Pemilu 2019.

Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie meminta  semua pihak menjaga kondusifitas. Sehingga tidak menimbulkan saling kecurigaan di tengah masyarakat.

“Begitu masuk ke masa tenang, kita harus siap dengan konsep rekonsiliasi. Pascapemilu juga,” kata Jimly pada Diskusi Media Dialektika tentang “Pilpres 2019 di Mata Media” di Jakarta, Rabu (10/4)

Kata Jimly, demokrasi saat ini makin mahal, sehingga setiap politisi menuntut popularitas. Belum lagi isu people power yang belakangan dihembuskan elite politik. 

“Jangan ada yang mimpi people power. Kalau ada (dugaan) pelanggaran pemilu (bawa) ke Bawaslu. Demikian halnya menyangkut hasil pemilu, bawa ke Mahkamah Konstitusi (MK),” ucap Jimly. 

Jimly optimis meskipun dinamika menjelang hari H pencoblosan ini semakin dirasakan masyarakat, hajat demokrasi lima tahunan itu sukses tanpa ekses. 

“Saya prediksi akan berjalan lancar,” kata Jimly.

Jimly juga mengajak seluruh komponen, khususnya para tokoh-tokoh politik, agar secara bersama-sama mengawal pesta demokrasi ini sesuai dengan mekanisme konstitusi.

"(Ketika ada masalah Pemilu) manfaatkan mekanisme konstitusional yang ada. Siapapun yang menang harus merangkul, yang kalah harus segera kasih selamat. Kalau pemimpinnya masih tidak menerima, maka relawannya juga demikian. Jadi semua harus saling rangkul,” pungkas Jimly.


Tags : Dialektika ICMI ICMI Pusat Jimly Kenegaraan Ketua ICMI Politik





Detail side

Media Terpopuler