ICMI Tanjungpinang Berikhtiar Tingkatkan Keilmuan
Kamis, 11 September 2011

Tanjungpinang-Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) kota Tanjungpinang berikhtiar bakal meningkatkan aspek keilmuan di kota Gurindam ini. ICMI juga akan memberi perhatian serius pada pertumbuhan aspek ekonomi demi memajukan kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitarnya.
"Dari segi keilmuan, ICMI akan membuat penguatan sumber daya manusia (SDM) melalaui pendidikan dan pelatihan (Diklat) kepada mahasiswa dan pelajar. Sedangkan dari segi ekonomi, ICMI mengadakan pelatihan menyangkut manajerial, usaha dan keuangan kepada masyarakat," kata Ridarman Bay, sekretaris ICMI kota Tanjungpinang, beberapa yang waktu lalu.
Ridarman secara tegas mengatakan ICMI bukanlah sebuah organisasi masyarakat (Ormas). Hal ini ditegaskan lagi oleh opsi ICMI yang sangat memprioritas aspek intelektual dalam kajian sosial, masyarakat dan agama. Melalui pendidikan, pelatihan dan kajian-kajian seperti ini, ICMI berusaha membimbing masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan kota Tanjungpinang.
Seluruh program ini akan direalisasikan setelah ICMI kota Tanjungpinang dikukuhkan pada Sabtu (24/09) mendatang.
"Untuk saat ini, ICMI kota Tanjungpinang beranggotakan 90 orang dan memiliki 200 orang simpatisan. Pengukuhan ICMI di kota Tanjungpinang adalah yang semua kabupaten/kota se-Kepri. ICMI di kabupaten/kota lainnya masih berstatus 'diberi mandat'," jelas Ridarman lagi.
Acara pengukuhan ini akan dihadiri oleh para tokoh senior ICMI. Selain Mustofa Wijaya selaku ketua ICMI Kepri, Ilham Habibie sebagai ketua ICMI pusat, prof. Jimli A, prof. Marwah Daud Ibrahim dan prof. Indria Sumego.
Acara pengukuhan tersebut bakal dilanjutkan juga dengan rapat kerja (Raker) ICMI yang bertemakan 'Peran ICMI terhadap pembangunan kota Tanjungpinang berkaitan dengan 4 pilar kebangsaan: Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.' (tom)
