Radio Islam: Keunikan Justru Jadi Nilai Lebih


Radio Islam kian diminati. Siaran dengan segmentasi pendengar Muslim menjadi alternatif masyarakat yang tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang Islam dan perkembangan dunia Islam. Radio dengan basis pendengar Muslim memiliki peminat potensial.

 Biaya Siaran dari Pemilik dan Infak

Sebut saja Radio Jakarta Islamic Center (JIC). Radio yang memilih segmentasi masjid ini, secara usia memiliki usia pendengar antara 15-45 tahun. Dari basis gender, pendengarnya lebih didominasi kaum hawa. Paimun Abdul Karim dari JIC menjelaskan, program difokuskan pada pendidikan dengan konsep "Head, Heart, dan Hand". Artinya, pendidikan yang menggugah intelektual, spiritual, dan keterampilan. "Bingkainya di dalam komunitas masyarakat Muslim berbasis masjid," imbuhnya.

General Manager Radio Dakta, Suyanti menuturkan, saat ini Dakta memiliki 1,9 juta pendengar dengan usia 24 sampai 45 tahun. Sepanjang siaran selama 18 jam, program religi mendapat porsi 30 persen, sedang informasi 60 persen. Sisanya hiburan. Selain itu, dalam empat kali penayangannya, program religi menekankan para pemirsa untuk membaca Alquran dan hadis. Selain itu, dalam memilih iklan Radio Dakta lebih selektif. Mereka menolak iklan rokok dan minuman keras. Untuk produk makanan, harus yang mendapatkan sertifikasi halal MUI dan terdaftar di Kementerian Kesehatan. Sementara untuk lembaga zakat, tempatnya harus jelas dan bila perlu datang ke lokasi pengiklan.

Hal senada diutarakan Manajer Program Radio Alaikassalam (RAS) Jakarta, Fachrizal. Keunikan ini justru menjadi nilai lebih. "Sampai saat ini, kami tidak ada masalah memenuhi biaya operasional sebesar Rp 100 juta sampai Rp 150 juta sebulan," ungkapnya. Dalam keseharian, sebanyak 60 persen siaran bernuansa agama, sisanya adalah reguler.

Kebijakan berbeda diterapkan Radio Silaturahim dengan tidak memasang iklan. Keseluruhan biaya siaran kira-kira sebesar Rp 30 juta sebulan dibayar pemilik dan infak dari para pendengar. Radio ini dimiliki kakak-adik Farid Thalib dan Ichsan Thalib yang berprofesi sebagai pengusaha. Manajer Kreatif Radio Silaturahim Muhammad Krisna Purwana mengatakan, siaran berlangsung 24 jam. Radio ini memuat acara kajian dan pembacaan ayat Alquran. Selama satu hingga dua jam, ada selingan berupa nasyid.

Tak hanya radio islam,  konten Islami  pun disediakan oleh radio-radio dengan segmentasi pendengar lainnya. Asisten program director Cosmopolitan FM Budhi Samsudin menjelaskan, Cosmopolitan FM menyediakan porsi untuk konten seperti bank syariah, zakat, infaq, dsb. “Tiap minggu kita juga punya segmen khusus di acara prime time seputar perencanaan keuangan, namanya financial survival,” ujarnya. Radio yang baru saja merayakan ulang tahun ke-10 bertajuk "COSMOPOLITEN" ini memiliki segmentasi pendengar wanita karir.  

Program i-masjid yang digagas ICMI salahsatunya bisa memberdayakan para takmir masjid lewat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang diaplikasikan dalam sebuah stasiun radio. Dengan begitu, radio masjid dapat menjadi  pilihan sarana dakwah dengan memberikan semua konten yang dibutuhkan umat seputar ekonomi, kesehatan, pendidikan, dsb  

Menurut data Aliansia Radio Islam Indonesia, ada sebanyak 50 radio yang tergabung dalam organisasi tersebut. Sementara yang aktif dalam menyebarkan dan berbagi informasi tentang Islam ada sekitar 30-40 stasiun radio. Untuk radio dari mancanegara, ada kerja sama dengan Ad Him-mah FM dari Yaman, Radio Tarbiyah Jepang, serta Radio Perantau Hong Kong. Saat ini, organisasi yang berisi music director dan pemilik radio Islam di Indonesia dan mancanegara tersebut sedang merintis kerja sama dengan radio Islam dari Belanda dan Jerman.

Sumber: republika.co.id

 

Tentang ICMI

Kode Etik ICMI

Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat ke-Islaman, ke-Indonesiaan, kebudayaan, keilmuan,
more »

Sejarah Kelahiran ICMI

Kelahiran ICMI bukankah sebuah kebetulah sejarah belaka, tapi erat kaitannya dengan perkembangan global dan regional di luar dan di
more »

Kontak ICMI

ICMI CENTER
Jl. Warung Jati Timur No.1 Kalibata-Pancoran, Jakarta 12740 INDONESIA
Telp. (62 21) 7994466 Fax. (62 21) 7995111
more »