Home / Media / Siaran Pers / Afrika Tertarik Miliki Cn235

Afrika Tertarik Miliki CN-235


Posted on Senin, 13 Apr 2015 07:25 WIB


Afrika Tertarik Miliki CN-235

Terbukti, Burkina Faso, Guinea, dan Senegal membeli pesawat yang di produksi oleh PT Dirgantara Indonesia itu.

Jakarta - Negara-negara Afrika ternyata sangat tertarik memiliki Pesawat CN-235, salah satu karya yang diwariskan oleh BJ Habibie pendiri organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI). Terbukti, Burkina Faso, Guinea, dan Senegal membeli pesawat yang di produksi oleh PT Dirgantara Indonesia itu.

Selain CN-235, Senjata buatan PT Pindad juga diminati oleh Nigeria. Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir berjanji akan terus memperkuat penetrasi industri strategis Indonesia di kawasan Afrika sub-Sahara. 

Perkembangan pasar di sana, menurut dia, semakin potensial dan prospektif.  "Saya meminta dubes beserta perwakilan RI di kawasan Afrika sub-Sahara untuk lebih proaktif dalam mempromosikan produk industri startegis," ujarnya saat konferensi video dengan 10 Dubes RI di Afrika sub-Sahara pada Kamis (9/4) lalu.

Fachir mengimbau pada kepala perwakilan RI di luar negeri untuk dapat meningkatkan volume perdagangan khususnya produk yang diimpor Afrika dari pihak ketiga. Dia berharap negara yang mengimpor barang dari Indonesia tak lagi menggunakan broker.

CN-235 memang pesawat yang dkembangkan langsung dibawah pengawasan BJ Habibie, hingga kini pesawat tersebut sudah banyak mengalami pengembangan dan telah digunakan berbagai negara seperti Korea Selatan dan Thailand. 

Pesawat CN-235 awalnya dibandung oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dengan menggandeng Cassa. Awalnya CN-235 dirancang bermesin turboprop dan mampu membawa 35 penumpang.

Pesawat ini diperkenalkan kepada publik untuk pertama kalinya pada September 1983. Sejak itu, PTDI dan Cassa melakukan penjualan CN235, di dalam dan luar negeri.

Sumber : Republika Online dan berbagai sumber


Tags :