Home / Media / Siaran Pers / Alisa Khadijah Icmi Hadir Wujudkan Pengusaha Muslimah Yang Majukan Negara

Alisa Khadijah ICMI Hadir Wujudkan Pengusaha Muslimah yang Majukan Negara


Posted on Kamis, 28 Sep 2017 07:44 WIB


Alisa Khadijah ICMI Hadir Wujudkan Pengusaha Muslimah yang Majukan Negara

Jakarta (ICMI Media) – Asosiasi Muslimah Pengusaha Indonesia atau Alisa Khadijah ICMI merupakan Badan Otonom (Batom) yang keberadaannya guna merangkul para pengusaha muslimah agar bersama-sama berwirausaha memajukan dan menopang ekonomi negara.

Demikian dijelaskan Ketua Alisa Khadijah ICMI Ina Marlina, S.Sos, MM kepada ICMI Media, di Jakarta, Rabu (27/9). Ina mengungkapkan, Alisa Khadijah ICMI menyiapkan upaya agar dapat bermanfaat kepada umat Islam dalam meningkatkan ekonominya.

“Alisa Khadijah merangkul melalui sahabat binaan Alisa, seluruh komponen yang sifatnya mau meningkatkan wirausaha untuk memajukan dan menopang ekonomi negara,” kata Ina.

Ina menuturkan, dalam kepengurusannya ditekankan dan diterapkan semboyan Alisa Khadijah Perjuangan ke dalam berbagai program kerja yang disusun. Hingga kini, ucap Ina, Alisa Khadijah ICMI terus berusaha meningkatkan kuantitas dan kualitas.

“Jadi ada langkah nyata dari Alisa Khadijah ICMI. Tercatat di setiap wilayah, Alisa Khadijah telah mempunyai anggota. Jadi tidak isapan jempol lagi. Alhamdulillah, kita saat ini bisa mengakses program-program, baik dari CSR maupun dari  pemerintah,” ujar Ina.

Tak sebatas itu, Ina menyebutkan, Alisa Khadijah ICMI memiliki program unggulan seperti Batom lainnya. Program unggulan tersebut hingga kini masih terus bergulir.

“Di antaranya Desa Mandiri, Khadijah Club (pengajian). Kemudian ada juga master mind yaitu manajemen meningkatkan para wirausaha dari mikro menengah samai, mudah-mudahan menjadi besar. Perkembangan dari tahun ke tahun juga sedang mengadakan kerja sama dan workshop dari negara tetangga,” ucap Ina.

Program unggulan Alisa Khadijah ICMI lainnya dikemukakan Ina yaitu Coacher-coacher yang siap dibawa ke tingkat pusat, misalnya ke kementerian-kementerian.

"Supaya Coacher kami nantinya diberikan pelatihan guna bisa menyampaikan apa yang diharapkan oleh pemerintah ke warga di daerah,” ujar Ina. (SYH/CR)


Tags :