Home / Media / Siaran Pers / Icmi Dorong Pendirian Bank Wakaf Indonesia

ICMI Dorong Pendirian Bank Wakaf Indonesia


Posted on Kamis, 13 Mar 2015 16:29 WIB


ICMI Dorong Pendirian Bank Wakaf Indonesia

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) akan mendorong realisasi pendirian Bank Wakaf  Indonesia dalam kesempatan pertemuan antara ICMI dengan Islamic Development Bank (IDB) di Jeddah nanti. 

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) akan mendorong realisasi pendirian Bank Wakaf  Indonesia dalam kesempatan pertemuan antara ICMI dengan Islamic Development Bank (IDB) di Jeddah nanti.

“Saat pertemuan 10 Prominent Figures Ummat di Jeddah itu, saya akan mengupayakan agar ICMI bisa membuat MoU dengan IDB soal bank Wakaf ini. Sekaligus juga membicarakan technical assistant dalam pendirian dan pengoperasian Bank Wakaf nantinya”, ujar Presidium ICMI, Dr. Sugiharto. Di hadapan pengurus ICMI yang hadir pada Jum’at (13/3) di Universitas Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dukungan itu diberikan Sugiharto kepada Kelompok Kerja (Pokja) Bank Wakaf yang sedang digagas oleh Dr. Zainulbahar Noor, yang juga merupakan pendiri Bank Muamalat Indonesia. Pertemuan ini juga merupakan kelanjutan hasil Silaknas ICMI di Gorontalo beberapa waktu silam.

“Jika Bank Wakaf ini berhasil didirikan, maka ini akan menjadi yang pertama dan satu-satunya Bank Wakaf yang ada di dunia saat ini,” ungkap Sugi.

Bank Wakaf ini nantinya akan dimanfaatkan untuk memberdayakan sektor UMKM yang selama ini terkendala kurangnya modal untuk berjalan, karena tidak memiliki agunan. Padahal, sektor UMKM adalah penyumbang nilai ekspor terbesar Indonesia.

Sementara itu, Zainulbahar Noor juga mengungkapkan optimisnya bahwa lembaga berbasis Wakaf ini akan dapat terwujud, terlepas dari pro kontra pemerintah terhadap gagasan ini.

“Bukankah komposisi para pemimpin ekonomi Indonesia adalah tokoh-tokoh muslim, pastilah mereka sangat mendukung karena untuk kepentingan umat. Jika bersikap sebaliknya, justeru sangat aneh,” ujar Zainul.

Meski demikian, masalah utamanya nanti adalah bagaimana Bank Wakaf ini dapat mengumpulkan modal dalam bentuk Wakaf uang.

“Itu gampang sebenarnya kalau sudah jalan, yang kita harapkan nantinya Bank Wakaf ini akan jadi kulturnya masyarakat Indonesia,” kata Zainul.

Dukungan dari OJK

Dalam kesempatan tersebut, ikut hadir Dr. Mulya Siregar, Komisioner dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia turut mendukung rencana pendirian Bank Wakaf di Indonesia oleh ICMI.

“Insya Allah, pendirian Bank Wakaf ini adalah momentum yang sangat tepat. Sebab hal ini selaras dengan wacana yang disampaikan dalam pertemuan dengan tokoh-tokoh dunia Islam baru-baru ini,” ujar Mulya.

“Bahkan, sudah diputuskan bahwa Indonesia akan menjadi Pusat Zakat dan Wakaf dunia dan kantornya akan didirikan di Jakarta,” tambah Mulya.

Dengan informasi itu, salah satu anggota Pokja Bank Wakaf, Prof Jafar Hafsah semakin bersemangat dan mendorong agar Tim Pokja menyiapkan secepatnya kegiatan roadshow Bank Wakaf dengan membawa proposal atau Prospektus.

Oleh : Imam Santoso


Tags :





Detail side

Media Terpopuler