Home / Media / Siaran Pers / Icmi Dukung Sikap Presiden Yang Ingin Damaikan Konflik Afghanistan

ICMI Dukung Sikap Presiden yang Ingin Damaikan Konflik Afghanistan


Posted on Rabu, 4 Okt 2017 23:32 WIB


ICMI Dukung Sikap Presiden yang Ingin Damaikan Konflik Afghanistan

Jakarta (ICMI Media) – ICMI mendukung sikap Presiden Joko Widodo yang ingin mengundang 40 kelompok bertikai di Afghanistan datang ke Indonesia guna mengupayakan perdamaian dan persatuan.

“Lazim sebuah negara memediatori ketika kelompok-kelompok di dalam sebuah negara itu tidak bisa menyelesaikan persoalannya sendiri,” ujar Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Ir Muhammad Najib kepada ICMI Media, Rabu (4/10).

Kebijakan Presiden, menurut Najib, adalah perwujudan tanggung jawab moral dan politik Indonesia untuk membantu rakyat Afghanistan keluar dari perangkap perang saudara yang berkepanjangan dan menimbulkan penderitaan.

Najib mengemukakan, selain sebagai tanggung jawab politik dan moral, dapat pula menjadi investasi politik Indonesia sehingga bisa meningkatkan hubungan kedua negara.

“Di sisi lain Afghanistan mengapresiasi dan ingin belajar dari Indonesia yang berhasil menerapkan keberagaman sehingga semua kelompok bisa memberikan kontribusi untuk pembanguanan Indonesia. Meskipun dalam waktu-waktu tertentu timbul letupan-letupan,” tutur Najib.

Menurut Najib, kelompok yang bertikai di Afghanistan muncul sejak runtuhnya kekuasaan yang ditopang oleh Uni Soviet. Setiap ada pergantian rezim pemerintahan, kata Najib, selalu dimulai oleh konflik antar kelompok. 

“Baik kelompok yang menggunakan bendera etnis maupun bendera agama. Tapi susbtansinya masalah politik dan kaitannya dengan kekuasaan. Masalah perebutan kekuasaan ini semakin parah ditambah kepentingan luar ikut masuk, seperti Amerika Serikaylt, Arab Saudi, Iran atau Pakistan. Ini tidak bisa dilepaskan dari itu semua,” ucap Najib. (SYH/CR)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler