Home / Media / Siaran Pers / Program Jknkis Semakin Dirasakan Manfaatnya Oleh Masyarakat Indonesia

Program JKN-KIS Semakin Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat Indonesia


Posted on Rabu, 20 Sep 2017 15:43 WIB


Program JKN-KIS Semakin Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat Indonesia

Jakarta (Madani News) - Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah bergulir 3,5 tahun bukan hanya berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Selain mampu membuka akses kepada masyarakat, juga terhadap perekonomian nasional.

Menurut penelitian LPM FEB Universitas Indonesia, kontribusi JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia tahun 2016 sebesar Rp 152,2 triliun. 

Diperkirakan pada tahun 2021 bisa mencapai Rp 289 triliun. Program ini dinilai akan meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia sampai 2,9 tahun. 

Program JKN-KIS terus berkembang pesat hingga kini dan bergerak menuju mampu mencakup seluruhnya. Sampai kini, jumlah masyarakat yang mengikuti Program JKN-KIS mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70 persen jumlah proyeksi penduduk Indonesia tahun 2017. 

“Kehadiran Program JKN-KIS merupakan wujud dari kehadiran negara kepada rakyatnya. Pemerintah telah mewujudkan amanat undang-undang dengan menjalankan program JK-KIS. Tanpa waktu yang lama program ini sudah dirasakan betul manfaatnya kepada masyarakat,” ujar Sekretaris Utama BPJS Kesehatan Afrizayanti, di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/9).

Laporan audit akhir tahun 2016 menyampaikan bahwa program JKN-KIS begitu dirasakan masyarakat. Terlihat dari pemanfataan kartu BPJS Kesehatan pada tahun 2016 sebanyak 177,8 juta kunjungan ke fasilitas kesehatan. 

Angka kunjungan tersebut terus meningkat dari tahun 2014 sebanyak 92,3 juta dan 2015 sebanyak 146,7 juta. Total pemanfaatan pada tahun 2016 terdiri dari kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter praktek perorangan mencapai sekitar 120,9 juta kunjungan. 

Sedangkan rawat jalan di poliklinik dan rumah sakit sebanyak 49,3 juta dan rawat inap 7,6 juta. Bila ditambah angka rujukan sebesar 15,1 juta, maka total pemanfaatan JKN-KIS adalah 192,9 juta. (SYH/CR)


Tags :