Home / Media / Siaran Pers / Soal Insiden Kebakaran Pabrik Kembang Api Icmi Indonesia Harus Mencontoh Negara Barat

Soal Insiden Kebakaran Pabrik Kembang Api, ICMI: Indonesia Harus Mencontoh Negara Barat


Posted on Senin, 30 Okt 2017 12:38 WIB


Soal Insiden Kebakaran Pabrik Kembang Api, ICMI: Indonesia Harus Mencontoh Negara Barat

Jakarta (ICMI Media) – Terkait insiden kebakaran Pabrik Kembang Api di Tangerang yang menewaskan lebih dari 40 orang pekerja, Wakil Sekretaris Jenderal ICMI, Bimo Sasongko mengungkapan Indonesia harus mencontoh negara barat mengenai peraturan pendirian sebuah pabrik.

Menurut Bimo, pendirian pabrik di negara barat sangat ketat dan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan pekerjanya. 

“Kita harus mencontoh negara-negara barat karena peraturan-peraturan khususnya dalam pendirian pabrik itu lebih ketat,” ujarnya kepada ICMI Media, Senin (30/10).

Lemahnya pengawasn dari pemerintah, menurut Bimo juga menjadi faktor banyaknya korban yang berjatuhan.

“Harus ada audit berkala dari pemerintah baik daerah maupun pusat baik dari segi keamanan ataupun teknologi. Apalagi ini adalah pabrik yang sangat sensitif dan berbahaya. Pabrik kembang api itu kan hampir seperti bom, skalanya juga besar kalau terjadi kecelakan. Jadi memang perizinannya harus lebih ketat sekali. Perizinan itu memang harus benar. Berkualitas dari segi teknologi dan keamanan yang dipakai. Jangan sampai teknologi yang tidak aman,” kata Bimo.

Selanjutnya, dari segi tenaga kerja, kata Bimo, perusahaan harusnya mempekerjakan karyawan yang ahli dan berpengalaman. Menurut Bimo, yang ditemukan di lapangan, perusahaan justru mempekerjakan anak di bawah umur. 

Bimo juga menuturkan ada beberapa pihak yang semestinya ikut bertanggung jawab di antaranya perusahaan itu sendiri, pemerintah, dan juga BPJS Ketenagakerjaan. 

“Tangung jawab pertama dari perusahaan itu dan dari pemerintah daerah juga. Karena pemerintah daerah yang mengambil pajaknya. Kemudian BPJS Ketenagakerjaan apalagi jika dia mempunyai anggota ya juga harus bertangung jawab,” ucapnya. (SYH/CR)


Tags :





Detail side

Media Terpopuler