Apa Yang Dimaksud dengan Jaringan Meristem

Daftar Isi

Pengertian Jaringan Meristem

Jaringan meristem mengacu pada jaringan dengan keadaan sel yang aktif melakukan pembelahan berdasarkan siklus mitosis. Aktivitas ini kemudian memicu tumbuhan untuk tumbuh, baik tinggi maupun volumenya. Selama bekerja melibatkan sel muda dan memiliki ukuran terbilang kecil, pada kondisi normal, tidak ditemukan ruang antarsel akibat kerapatan jaraknya. Jika ditinjau secara umum, itu tampak berbentuk polygonal, bulat, prisma, atau lonjong.

Klasifikasi Jaringan Meristem

Berikut ini merupakan klasifikasi jenisnya:

1. Ditinjau dari posisi

Jika ditinjau dari posisi, meristem umumnya diklasifikasikan jadi tiga kelompok yang mencakup apikal, interkalar, serta lateral. Meristem apikal berada di bagian batang utama, di mana perannya untuk membantu tumbuhan bertambah panjang, ke arah bawah atau atas.

Sementara itu, interkalar mengacu pada meristem yang berada di antara jaringan-jaringan dewasa. Terakhir, lateral adalah meristem yang posisinya sejajar terhadap bagian permukaan akar atau batang.

Pada jaringan lateral, jenis pengaruhnya adalah bertambahnya volume akar serta batang, di mana imbasnya bisa membentuk meristem sekunder.

2. Ditinjau dari asal

Anda akan mendapati bahwa meristem bisa diklasifikasikan lagi berdasarkan asal-usulnya, ini meliputi promeristem, primer, dan sekunder. Pada jaringan promeristem, meristem telah ada sejak awal di mana posisinya terletak di ujung batang atau akar, dan berukuran kecil.

Meristem primer, ini merupakan hasil perkembangan dari promeristem sehingga keberadaannya sangat relatif terhadap promeristem. Bisa ditemukan pula pada bagian ujung akar ataupun batang, di mana terintegrasi langsung dengan sel embrionik.

Dengan kemunculan yang seperti itu, meristem primer memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan akar serta batang secara vertikal.

Di sisi lain, ada pula yang dikenal sebagai meristem sekunder, di mana keberadaannya diawali oleh sel dewasa dengan perubahan ke arah meristematik. Jika dilihat sekilas, bentuknya tampak prisma atau pipih dan mempunyai vakuola berukuran besar pada pusatnya.

Jaringan meristem memiliki peran utama sebagai pendukung pertumbuhan tanaman, terlepas dari apa pun jenisnya. Kerusakan pada jaringan ini akan menyebabkan terganggunya tumbuh kembang tanaman. Sebagai contoh, adanya kambium, baik vascular maupun felogen, secara langsung tersebar pada batang dan akar, serta mendorong pertumbuhan sel-sel di bagian tersebut.

Baca juga:

Tinggalkan komentar